$0 Indonesia → Japan Specified Skilled Worker Guide — Quick-Start Checklist

Asuransi Kesehatan dan Nenkin Pensiun Jepang untuk Pekerja Indonesia

Sebagian besar calon pekerja SSW hanya fokus pada gaji dan biaya berangkat. Tapi ada dua sistem di Jepang yang bisa menghemat jutaan rupiah biaya kesehatan dan bahkan mengembalikan jutaan yen ke rekening kamu saat pulang — jika kamu tahu cara kerjanya.

Asuransi Kesehatan Pekerja di Jepang (Kenko Hoken)

Setiap pekerja SSW wajib terdaftar dalam sistem asuransi kesehatan Jepang. Kamu tidak bisa memilih untuk tidak ikut — ini kewajiban hukum.

Dua Jenis Sistem Kesehatan

1. Shakai Hoken / Kenko Hoken (Asuransi Sosial Perusahaan)

  • Berlaku bagi pekerja yang memenuhi syarat kepesertaan asuransi sosial melalui employer, termasuk banyak pekerja kontrak
  • Premi dibagi 50/50 antara pekerja dan employer
  • Premi pekerja: ~4,5–5% dari gaji = sekitar ¥9,000–¥12,000/bulan dari gaji ¥200,000
  • Employer membayar jumlah yang sama lagi — artinya total premi lebih dari yang kamu bayar

2. Kokumin Kenko Hoken (Asuransi Kesehatan Nasional)

  • Berlaku bila kamu tidak masuk skema shakai hoken melalui employer; premi ditetapkan oleh municipality
  • Premi 100% ditanggung pekerja
  • Besaran bervariasi per municipality, tapi umumnya lebih mahal dari sistem perusahaan

Rekomendasi saat interview employer: Tanyakan "Do you provide shakai hoken?" Ini langsung menunjukkan kamu paham hak pekerja dan juga menghindari employer yang tidak memberikan benefit yang seharusnya.

Apa yang Ditanggung?

Dengan kartu asuransi kesehatan Jepang (hoken sho), kamu hanya membayar 30% biaya medis — 70% ditanggung asuransi. Ini berlaku untuk:

  • Kunjungan dokter umum dan spesialis
  • Rawat inap
  • Operasi (kecuali yang bersifat kosmetik)
  • Resep obat
  • Perawatan gigi (sebagian)
  • Pemeriksaan rutin di klinik

Contoh nyata: Operasi usus buntu di Jepang bisa menghabiskan ¥500,000–¥1,000,000. Dengan asuransi, kamu hanya bayar ¥150,000–¥300,000. Tanpa asuransi, kamu tanggung semua — dan tidak ada PMI yang boleh kerja di Jepang tanpa asuransi.

BPJS PMI Jepang: Beda dengan Kenko Hoken

BPJS Ketenagakerjaan PMI (BPJS TK) adalah kewajiban terpisah dari Indonesia, bukan pengganti kenko hoken Jepang.

Yang harus kamu bayar:

  • BPJS PMI: IDR 370,000 untuk perlindungan 2 tahun — dibayar sebelum berangkat dari Indonesia
  • Manfaat: perlindungan kecelakaan kerja dan kematian selama proses rekrutmen hingga kembali ke Indonesia

Kenko Hoken: Asuransi kesehatan di Jepang — kepesertaan mengikuti status kerja dan pendaftaran kamu di Jepang; bukan otomatis baru berlaku setelah tinggal lebih dari 3 bulan

Keduanya wajib dan tidak menggantikan satu sama lain.

Nenkin (Pensiun Jepang): Uang yang Bisa Kamu Ambil Kembali

Ini adalah salah satu hal terpenting yang jarang dijelaskan LPK kepada calon pekerja.

Apa itu Nenkin?

Kosei Nenkin (pensiun karyawan) adalah iuran wajib yang dipotong dari gaji kamu setiap bulan. Besaran:

  • Pekerja membayar: ~9% dari gaji
  • Employer membayar: jumlah yang sama (total ~18% dari gaji)
  • Dari gaji ¥200,000: potongan nenkin sekitar ¥16,000–¥18,000/bulan

Iuran ini terakumulasi selama kamu kerja di Jepang. Artinya setelah 3 tahun, kamu punya sekitar ¥576,000–¥648,000 iuran nenkin dari gajimu saja (belum termasuk kontribusi employer).

Klaim Nenkin Setelah Pulang ke Indonesia: Lump-Sum Withdrawal

Setelah meninggalkan Jepang dan berhenti menjadi resident, warga negara asing bisa mengajukan pengembalian iuran pensiun yang disebut Lump-Sum Withdrawal Payment (脱退一時金, dattai ichiji-kin).

Syarat:

  • Bukan warga negara Jepang
  • Sudah tidak tinggal di Jepang dan tidak lagi memiliki alamat di Jepang (jika memungkinkan, ajukan laporan pindah keluar atau tenshutsu todoke sebelum meninggalkan Jepang)
  • Minimal 6 bulan iuran nenkin
  • Pengajuan dalam 2 tahun setelah meninggalkan Jepang
  • Belum pernah memiliki hak menerima pensiun Jepang

Berapa yang bisa dikembalikan?

Sebagai ilustrasi kasar sebelum pajak, dengan rata-rata gaji standar ¥200,000; jumlah aktual dihitung dengan formula Japan Pension Service:

Lama Iuran Contoh Pengembalian Kosei Nenkin
6–11 bulan ~¥9,000
1 tahun ~¥20,000
2 tahun ~¥40,000
3 tahun ~¥60,000
5 tahun ~¥101,000

Catatan: Jumlah yang dikembalikan bukan 100% total iuran — ada formula berdasarkan lama iuran dan rata-rata gaji standar. Contoh di atas adalah jumlah kotor sebelum pemotongan pajak.

Penting: Dari lump-sum Kosei Nenkin, Jepang memotong 20,42% pajak saat pembayaran; lump-sum Kokumin Nenkin tidak dipotong pajak sumber. Pengembalian pajak diajukan ke kantor pajak Jepang dengan menunjuk tax representative, bukan melalui KBRI.

Cara Klaim Nenkin Setelah Pulang ke Indonesia

Langkah 1: Sebelum meninggalkan Jepang, ajukan laporan pindah keluar (tenshutsu todoke) di kantor kota/ward office.

Langkah 2: Jika diperlukan, siapkan dokumen yang membuktikan alamat Jepang sudah dihapus, misalnya salinan jūminhyō no johyō.

Langkah 3: Isi formulir "Lump-Sum Withdrawal Payment Application" dari Japan Pension Service (nenkin.go.jp).

Langkah 4: Kirimkan formulir beserta:

  • Salinan paspor (halaman yang menunjukkan nama, tanggal lahir, kewarganegaraan, tanda tangan, dan status izin tinggal)
  • Bukti tidak memiliki alamat di Jepang, jika penghapusan belum dapat dikonfirmasi dari data penduduk
  • Dokumen bank yang menunjukkan nama bank, cabang, alamat cabang, nomor rekening, dan nama pemilik rekening
  • Nenkin Techo atau pemberitahuan Basic Pension Number

Langkah 5: Tunggu proses Japan Pension Service. Dana ditransfer ke rekening luar Jepang yang memenuhi syarat.

Langkah 6 (opsional): Jika ingin mengklaim kembali pajak 20,42%, ajukan pengembalian ke kantor pajak Jepang dengan menunjuk "tax representative" di Jepang sebelum meninggalkan negara itu.

Buku Nenkin (Nenkin Techo) — Jangan Sampai Hilang

Saat registrasi atau kepesertaan pensiun di Jepang, kamu akan menyimpan dokumen nomor pensiun — Nenkin Techo atau pemberitahuan Basic Pension Number, tergantung dokumen yang diterbitkan. Simpan baik-baik.

Catat Basic Pension Number dari dokumen tersebut dan simpan di tempat aman.

Ringkasan: Asuransi dan Pensiun untuk PMI Jepang

Sistem Siapa yang Bayar Manfaat Bisa Diklaim Saat Pulang?
Kenko Hoken Pekerja + Employer (50/50) 70% biaya kesehatan ditanggung Tidak — berakhir saat resign
Kosei Nenkin (pensiun) Pekerja + Employer (50/50) Dana pensiun jika menetap Ya — lump-sum withdrawal
BPJS PMI (Indonesia) Pekerja (sebelum berangkat) Kecelakaan & kematian selama rekrutmen Klaim via BPJS Indonesia

Banyak mantan PMI yang kehilangan jutaan yen dalam bentuk nenkin yang tidak pernah diklaim karena tidak tahu caranya. Untuk panduan klaim nenkin step-by-step, template formulir, dan seluruh proses SSW dari Indonesia, lihat Indonesia → Japan SSW Guide.

Get Your Free Indonesia → Japan Specified Skilled Worker Guide — Quick-Start Checklist

Download the Indonesia → Japan Specified Skilled Worker Guide — Quick-Start Checklist — a printable guide with checklists, scripts, and action plans you can start using today.

Learn More →